Apabila saat ini Anda memiliki rencana ingin membangun rumah, Anda pasti memikirkan bagaimana mencari kontraktor / pemborong yang baik dan bertanggung jawab. Seringkali kita mendengar istilah kontraktor nakal atau pemborong yang kabur tanpa menyelesaikan pekerjaannya. Hal seperti itu memang banyak terjadi di Indonesia, banyak faktor yang mempengaruhi, diantaranya adalah kurangnya profesionalisme para kontraktor terutama untuk proyek skala kecil dimana bersifat perorangan!.
Hal ini bisa terhindari apabila proyek skala besar dan kontraktor memiliki badan hukum, sehingga apabila timbul permasalahan yang merugikan pihak pemakai jasa maka bisa dibawa ke pengadilan. Namun apabila kontraktor bersifat perorangan tanpa berbadan hukum dan terjadi permasalahan, maka si pemilik rumah akan sangat dirugikan dan sulit untuk mengatasinya.

 

 

1 | Definisi Kontraktor (Pemborong)?

Di Indonesia, tercatat banyak sekali jasa kontraktor sipil yaitu sekitar 180 ribu badan usaha kontaktor. Kontraktor – kontraktor itu sendiri harus disertifikasi dan terregistrasi, hal ini diatur dalam LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi).

 

2 | Kapan Kontraktor Diperlukan?

Setelah seorang Arsitek selesai membuat dokumen gambar seperti denah, tampak, potongan, serta rencana anggaran bangunan (RAB) maka peranan kontraktor diperlukan. Idealnya, arsitek harus diikutkan dalam keseluruhan proses pembangunan, sebagai arsitek pengawas. Apabila arsitek Anda telah menyelesaikan gambar bangunan Anda, sebaiknya mintalah kesediaannya untuk mengawasi proses pekerjaan dari pembangunan tersebut dari awal sampai akhir.

Namun apabila arsiteknya tidak memungkinkan untuk mengawasi, sebaiknya Anda bisa menggunakan jasa arsitek pengawas lain, dengan catatan arsitek pengawas tersebut bisa memahami gambar kerja yang sudah dibuat sebelumnya. Namun apabila arsitek pengawas tersebut juga belum bisa Anda dapatkan, disini Anda harus meyakinkan diri bila menggunakan jasa kontraktor yang bisa membangun sesuai spesifikasi gambar dan rencana anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya. Arsitek bisa menjadi media penghubung Anda dengan seorang pemborong dalam hal ini.

Sebaiknya Anda cukup berhati-hati dengan kontraktor yang mungkin memberikan biaya desain secara gratis, karena biasanya desain tersebut dibuat bukan untuk kualitas, melainkan untuk kuantitas yang menguntungkan bagi kontraktor tersebut. Biasanya kontraktor akan membuat rencana anggaran biaya (RAB) dari versi kontraktor. Bila Anda memiliki RAB yang dibuat oleh arsitek, bisa digunakan untuk menjadi perbandingan.

Sebelum anda menggunakan jasa kontraktor, Anda harus perhatikan beberapa hal, seperti bagaimana hasil pekerjaan dari kontraktor tersebut, mintalah contoh atau datangilah proyek yang pernah dibangun oleh sang kontraktor. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan gambaran bagaimana hasil kerjanya bila kita menggunakan jasanya. Testimoni dari orang-orang yang pernah memakai jasa kontraktor tersebut selayaknya Anda perhatikan juga untuk lebih meyakinkan pilihan Anda.

 

3 | Perizinan Bagi Penyedia Jasa Konstruksi

Penyedia jasa konstruksi yang berbentuk badan usaha diwajibkan memenuhi ketentuan perizinan usaha di bidang jasa konstruksi dan memiliki sertifikat, klasifikasi, dan kualifikasi perusahaan jasa konstruksi. Standar klasifikasi dan kualifikasi keahlian kerja adalah pengakuan tingkat keahlian kerja setiap badan usaha baik nasional maupun asing yang bekerja di bidang usaha jasa konstruksi.

Pengakuan tersebut diperoleh melalui ujian yang dilakukan oleh badan/lembaga yang bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut. Proses untuk mendapatkan pengakuan tersebut dilakukan melalui kegiatan registrasi, yang meliputi klasifikasi, kualifikasi, dan sertifikasi. Dengan demikian, hanya badan usaha yang memiliki sertifikat tersebut yang diizinkan untuk bekerja di bidang usaha jasa konstruksi.

 

4 | Sistem Kerja Sama Antara Kontraktor Dengan Pemilik Proyek

Sistem kerja sama antara pemilik proyek dengan pelaksana proyek/kontraktor pada umumnya telah di klasifikasikan menjadi 4 jenis model sistem hubungan kerja yaitu :

  1. Sistem Borong Full : Dikenal dengan sistem borong kontraktor dimana sistem ini menerapakn borongan total berdasarkan harga satuan dari setiap item yang kerjakan dan sudah termasuk bahan serta ongkos pasang. Sistem borong full inilah yang kerap dipakai dalam pekerjaan kontraktor karena lebih simple, efisien dan pembayarannya bisa dengan cara pencapaian presentase pekerjaan. Besarnya nilai kontrak proyek tergantung pada kualitas bahan yang dipasang serta cara pemasangannya. Harga satuan biasanya juga berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya. Semakin tinggi kualitas bahan yang dikerjakan maka akan semakin mahal juga harga persatuannya.
  2. Sistem Borong Upah Kerja : Pada sistem borong upah kerja sistem pembayaran kepada pekerja yang dilakukan atas dasar hasil dari pekerjaan yang sudah dilakukan, sedangkan pemilik proyek harus menyiapkan bahan atau material serta peralatan yang akan di gunakan. Sebelum menentukan pilihan bentuk sistem borongan, hendaknya dipertimbangkan dahulu waktu yang diperlukan, tingkat kesulitan dalam pekerjaan dan penggunaan bahan material yang disesuaikan dengan model dan desain yang di harapkan, sehingga pemilik proyek merasa puas dengan hasil kerja kontraktor.
  3. Sistem Kerja Upah Harian : Sistem kerja upah harian sebaiknya dilakukan jika pemilik rumah mempunyai waktu yang cukup untuk mengawasi pekerjaan secara langsung di lokasi proyek. Selain itu pemilik bangunan harus menyiapkan material secara berkala agar pekerja tidak mengganggur hanya karena keterlambatan bahan kerja. Kemudian pemilik proyek harus menggunakan jasa seorang pengawas proyek yang bisa dipercaya untuk mampu mengontrol jalannya pekerjaan dengan optimal.
  4. Kerja Komisi Kontraktor : Sistem komisi adalah sistem kerja kontraktor yang dihitung atau mendapat hasil dari nilai prosentase seluruh pekerjaan. Kontraktor akan mendapat hasil sekian persen dari nilai total anggaran pekerjaan yang berhasil terselesaikan. Besarnya prosentase yang diterima biasanya tergantung kesepakatan antara pemilik proyek dan kontraktor. Sistem komisi cenderung lebih terbuka karena kontraktor melakukan laporan secara detail tentang besarnya biaya yang telah dikeluarkan oleh pemiliki proyek secara berkala.

 

 

Hal penting yang harus diperhatikan dalam kontrak kerja bersama kontraktor :

Harga pembangunan dan sistem pembayaran, yaitu sistem pembayaran berkala untuk kontraktor tersebut, dimana dalam prosesnya harus ada semacam laporan hasil kerja berkala.
Proses kerja, sudah harus disepakati bersama kapan proyek dimulai dan diakhiri. Dalam masa tersebut, terdapat progress atau hasil pekerjaan yang sudah dilakukan. Setiap pekerjaan sudah harus dijadwalkan selesai pada tanggal berapa sesuai target. Spesifikasi material atau bahan bangunan sesuai dengan gambar yang dibuat oleh arsitek.
Adanya garansi dari pembangunan proyek, yaitu tenggang waktu dimana setelah pekerjaan selesai dilakukan, dimasa ini Anda sebagai pemilik bisa meneliti kualitas, kerusakan atau kekurangan dari bangunan bersangkutan, dan Anda berhak untuk mengajukan perbaikan pada kontraktor.

Nantinya, sebelum proses kerja dimulai pihak pemilik rumah dan kontraktor menandatangani bersama surat perintah kerja (SPK), yang mana sebuah pekerjaan pembangunan dimulai. Setelah selesai semua proses membangun beserta dengan masa garansinya, Anda akan menerima surat penyerahan bangunan sudah selesai dibangun dengan spesifikasi yang ditetapkan, yang artinya kontrak kerja konstruksi bangunan sudah selesai semua.

Menggunakan jasa kontraktor memang menguntungkan. Akan tetapi, penting untuk memilih kontraktor yang profesional agar bangunan yang didirikan bisa berjalan dan berhasil sesuai harapan. Namun Anda tidak perlu kuatir karena CV. Karya Mandiri (kontraktor-arsitek) akan menyediakan fasilitas yang Anda butuhkan. Kami memiliki daftar supplier yang cukup lengkap, tim pelaksana yang berpengalaman disertai pengawas lapangan dalam proses pengerjaan dari awal sampai finishing. Hubungi CV. Karya Mandiri (kontraktor-arsitek) jasa kontraktor dan arsitek yang telah berpengalaman dalam mengerjakan proyek untuk rumah, kantor, dan tempat usaha lainnya.

Tinggalkan Balasan