Bagian ruangan dalam sebuah rumah merupakan bagian yang vital dalam sebuah hunian yang nyaman untuk ditempati bersama keluarga. Oleh karena itu baik penataan maupun dekorasi merupakan hal sangat penting yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Salah satunya adalah bagian lantai. Bagaimana jika ternyata ada sebuah ruangan dalam bagian tempat tinggal kita yang memiliki sudut tidak siku atau disebut juga ruangan yang non simetris. Bagaimanakah cara pemasangan keramik yang tepat untuk menyiasati bentuk ruangan yang tidak siku tersebut? Mari kita simak ulasan berikut ini agar anda tidak salah langkah sebelum memutuskan untuk memasang keramik pada rumah anda.

 

Penataan Keramik

Keterangan 1: Contoh penataan bagian lantai

Bentuk persegi memang sangatlah identik dengan sesuatu hal yang kaku, rapi, dan teratur. Begitu pula dengan halnya ruangan-ruangan yang berada di dalam rumah-rumah ataupun gedung, sebagian besar ruangannya adalah bentuknya persegi. Nah, jika memang kebetulan ruangan yang berada di dalam rumah anda berbentuk tidak siku, atau mungkin anda ingin mencoba sesuatu hal yang unik, anda bisa menerapkan beberapa tips berikut ini. Mungkin sedikit melengkung di ujung atau miring diagonal di sisi yang lainnya. Maka efek yang akan didapatkan adalah, ruangan nampak dinamis dan unik. Dimana dapat membuat kesan ruangan anda menjadi hal yang berbeda namun memiliki suatu estetika keindahan tersendiri.

 

Mari kita simak bersama acuan langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam pemasangan keramik pada bagian ruangan yang tidak siku :

1.) Persiapkan material dan juga peralatan pendukung

Langkah yang paling awal dan utama tentu kita harus menyiapkan semua material dan juga peralatan yang akan kita gunakan untuk membuat ruangan kita menjadi unik. Maka siapkanlah peralatan berikut ini seperti : Keramik dengan motif dan corak yang kita inginkan, perekat keramik, sendok semen, pemotong keramik, nat, roskam keramik, ember, air, penggaris siku dan pita pengukur/meteran.

 

2.) Langkah kedua, Mengukur Ruangan

Sebelum memulai untuk memasang keramik, maka tentunya kita harus tahu berapa banyak keramik yang dibutuhkan. Setelah mengetahui jumlah yang dibutuhkan, akan lebih baik lagi jika kita membeli beberapa keramik sebagai cadangan jika nantinya ada kesalahan yang mengakibatkan adanya keramik yang kurang bagus untuk dipasang.

Setelah itu maka kita langsung mengukur ruanga, ukur bentuk persegi dari ruangan tersebut, dimulai dari sisi yang paling lurus. Sebut ini area A. Kemudian, pada sisi-sisi yang melengkung atau miring, hitung luas persegi imajiner yang bisa menutup area tersebut, lalu tambahkan kira-kira 10% hasilnya. Sebut ini area B. Untuk menemukan jumlah keramik yang kita butuhkan, jumlahkan ukuran area A dan B, lalu konversikan dengan ukuran keramik satuan.

 

3.) Langkah ketiga, Tentukan Titik Awal

Pada sebuah ruangan non-persegi, maka kita tidak bisa begitu saja memasang keramik sepanjang dinding. Kita harus menentukan titik tengah ruangan secara tepat dan presisi, kemudian semakin meluas ke seluruh penjuru ruangan. Setelah itu ketika sampai di ujung yang miring atau melengkung, maka kita tinggal memotongnya sesuai kontur ruangan yang ada. Dan tentukan titik tengah ruangan dengan terlebih dahulu mencari titik tengah tiap-tiap dinding, lalu kemudian menarik garis lurus ke dinding di seberangnya. Dari perpotongan garis itu, gunakan penggaris siku untuk menentukan bentuk tegak lurusnya. Inilah titik tengah ruangan, titik mula pemasangan keramik.

 

4.) Langkah keempat, Pemotongan Keramik

Pemotongan Keramik

 

Setelah sampai pada sisi ruangan yang tidak tegak lurus, maka kita akan perlu memotong keramik. Gunakan gergaji pemotong keramik untuk melakukannya. Ingat selalu standar keamanan dan berhati-hati dalam pengerjaan meskipun terlihat cukup sepele dan mudah. Jika kita tidak terbiasa memotong keramik , kita bisa menggunakan jasa professional untuk melakukannya. Kerjakan pemotongan ini dengan teliti sehingga bentuk potongannya akurat, sesuai kontur ruangan. Kecermatan, keterampilan dan ketelitian sangat diperlukan dalam langkah ini untuk medapatkan hasil yang memuaskan dan maksimal.

 

5.) Langkah kelima, Memasang Keramik

Memasang Keramik

 

Aplikasikan perekat keramik yang memiliki kualitas cukup tinggi, untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Carilah yang pemakaiannya praktis dan memiliki daya rekat yang tinggi. Akan lebih baik anda membayar sejumlah dana yang lebih untuk hal ini dibanding harus menyesalinya dikemudian hari. Aplikasikan secukupnya, lalu tekan keramik dengan tenaga yang cukup kuat. Lakukan hal tersebut mulai dari titik tengah ruangan, terus menerus hingga seluruh bidang tertutup secara sempurna.

 

6.) Langkah terakhir, Cek Ketinggian Keramik

Pada tahap terakhir yang harus anda lakukan adalah mengecek ketinggian keramik. Dengan waterpass, maka kita akan bisa mengetahui tinggi dari masing-masing keramik yang terpasang dengan yang sebelumnya. Jika bagian ruangan yang anda pasang adalah kamar mandi, maka anda harus membuatnya menjadi agak miring ke arah lubang pembuangan air, tentunya agar air tidak menggenang setelah kamar mandi selesai digunakan.

Keterangan : (1) sendok semen, (2)meteran, (3)palu, (4)benang, (5)semen kering, (6)paku beton, (7)waterpass

 

Ide Pola Lantai Keramik

Selanjutnya, kita akan coba sedikit membahas mengenai ide pola lantai keramik untuk ruang tidak siku disertai dengan studi kasus sebagai berikut.

Contoh kasus :

Seorang klien yang memiliki problem dengan ruang tamunya. Beliau memiliki ruang tamu persegi dengan ukuran 6×6 meter dan tidak siku. Lantainya menggunakan acian semen dan beliau menginginkan untuk menggantinya dengan keramik.

 

Berikut pembahasan bagaimana penanganan atas problem tersebut: Prinsipnya dasarnya adalah, lantai acian semen dapat dilapisi dengan bahan penutup lantai keramik. Maka teknik pemasangan yang dapat dilakukan adalah keramik lantai direkatkan langsung menggunakan lem (berbahan dasar semen) perekat lantai keramik. Jadi tidak menggunakan bahan semen konvensional. Jika ternyata elevasi lantai tidak tercapai (karena sudah tinggi) maka lantai existing harus dibongkar dan baru dipasang keramik dengan sistem biasa.

Untuk desain pada pola lantai yang tidak siku, dapat diakali dengan cara memberikan border (batas tegas) disekeliling ruang. Border bisa dipasang menggunakan bahan lain yang berbeda dengan keramik utama. Misalnya marmer, kayu, karpet ataupun keramik yang memiliki warna dan ukuran yang lebih lebar. Ambil jarak 30 – 40 cm untuk menjadi panduan. Bagian tengah pola lantai merupakan pola lantai keramik yang siku (bujur sangkar). Sedangkan sisanya adalah border tersebut. Mari kita lihat bersama ilustrasi berikut ini:

1.) Pola lantai dengan border menggunakan parket kayu

2.) Pola lantai dengan border menggunakan acian semen

3.) Pola lantai dengan border pasangan batu alam

Pada ilustrasi diatas menggunakan keramik lantai atau bisa juga homogeneus tile ukuran 60 x 60 cm sedangkan border menggunakan parket kayu, batu alam, marmer slab (ukuran besar) atau jika anda menginginkan, maka anda bisa tetap mempertahankan semen poles karena lebih eksotis. Antara dua material berbeda tadi bisa diisi dengan inlay dari besi stainless maupun dari alumunium.Begitulah sedikit ulasan yang bisa kami bagikan kepada anda semua. Semoga berguna dan bermanfaat dalam mewujudkan sebuah hunian yang indah dan nyaman bagi anda sekeluarga.

Hasil Pemasangan Keramik
Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan