Kontraktor jogja-Sebuah hunian atau rumah yang sehat, cantik, dan nyaman merupakan idaman semua orang baik individu maupun yang sudah berkeluarga.Untuk bisa mewujudkan sebuah hunian yang tepat bagi kebutuhan dan juga keinginan memanglah tidak mudah.Belum lagi dengan adanya tantangan dimasa sekarang ini, dimana pencarian sebuah lahan untuk membangun hunian impian bisa dikatakan cukup sulit. Jumlah lahan yang semakin sedikit, terutama di daerah perkotaan ataupun daerah yang memiliki lokasi cukup strategis. Seringkali kita mendapatkan lahan pada lokasi yang kita inginkan, namun dengan luas yang tidak begitu memadai untuk mewujudkan konsep hunian yang sudah kita inginkan sejak jauh hari.

Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan bangunan/rumah bertingkat. Dengan konsep rumah yang bertingkat, maka kita akan bisa mengakali adanya problema luas lahan yang kurang memadai ataupun sempit. Pada kesempatan kali ini kita akan coba menggali lebih dalam mengenai serba-serbi rumah tingkat. Mari kita ulas bersama pembahasan mengenai rumah bertingkat agar bisa sedikit memberikan ide, gambaran, dan juga inspirasi untuk anda guna mewujudkan hunian idaman anda.

➣ Keunggulan dan Kelemahan

Keunggulan Rumah Bertingkat
– Lahan

Keunggulan yang pertama pada rumah bertingkat tentunya adalah mengenai lahannya. Rumah bertingkat adalah solusi jitu dan tepat untuk menjawab masalah keterbatasan lahan. Bagi anda yang ingin mewujudkan sebuah hunian dengan ruangan yang cukup banyak namun hanya memiliki lahan yang tidak terlalu luas, dengan rumah bertingkat maka anda akan bisa mendapatkan hunian yang anda inginkan.

– Jumlah Ruang

Rumah bertingkat tentu akan mewujudkan sejumlah ruangan yang lebih banyak dibandingkan dengan rumah berlantai satu. Terlebih jika keluarga anda merupakan sebuah keluarga besar. Sudah pasti anda akan mendapatkan area privasi tersendiri yang bisa anda ciptakan. Anda bisa mengajak orangtua anda tinggal bersama tanpa harus merasa kehilangan privasi. Dengan adanya dua lantai maka anda akan mendapatkan ruang privasi yang lebih. Anda bisa menyenangkan orangtua anda menikmati masa tuanya dengan bermain bersama cucu-cucu tersayang setiap harinya.

– Artistic

Tidak bisa dipungkiri bahwa bangunan atau rumah bertingkat memiliki nilai dan keindahan tersendiri jika dibandingkan dengan rumah berlantai satu. Banyaknya ide desain rumah bertingkat dengan berbagai macam gaya dan estetika bisa anda pilih untuk mendapatkan sebuah hunian berkelas. Anda tidak hanya memiliki sebuah rumah dengan nilai guna yang lebih, namun juga memiliki identitas tersendiri dengan keindahan bangunan bertingkat yang anda miliki.

Selain itu, pada rumah bertingkat akan memberikan sensasi view atau pemandangan tersendiri yang tidak bisa anda dapatkan pada bangunan berlantai satu. Anda bisa merencanakan satu area khusus pada lantai atas sebagai spot anda bersantai bersama keluarga tercinta sembari menikmati pemandangan yang tersaji dari atas rumah anda.

Kelemahan Rumah Bertingkat
Biaya

Jika kita meninjau sisi kekurangan pada rumah bertingkat, maka yang paling terlihat adalah dari sisi pembiayaan. Biaya pembangunan rumah bertingkat tentu berbeda dengan pembiayaan pada rumah berlantai satu. Dari mulai pondasi rumah hingga material tentu membutuhkan alokasi dana ekstra jika dibandingkan dengan bangunan berlantai satu.

Akses

Hal berikutnya yang harus kita cermati adalah akses ruangan. Rumah bertingkat seringkali memberikan kendala jika kita ingin mengakses ruangan yang berada pada lantai atas. Bagi orang dewasa tentunya bukanlah menjadi sebuah masalah, namun berbeda hal jika ada orangua yang menempati hunian anda. Pada usia senja tentunya membutuhkan usaha tersendiri untuk bisa naik turun tangga dengan stamina yang sudah tidak terlalu prima. Di sisi lainnya, tangga juga merupakan area yang rawan bagi anak-anak. Usia dini yang identik dengan rasa penasaran dan juga keaktifan tinggi membuat area akses antar lantai ini menjadi tempat yang rawan jika tanpa pengawasan anda.

Setelah kita melihat sisi positif maupun negatif dari rumah bertingkat, tentunya sudah sedikit memberikan gambaran bagi anda. Anda harus sudah memiliki perencanaan dan juga pertimbangan sebelum memutuskan untuk memiliki hunian dengan lantai lebih dari satu. Untuk lebih memberikan anda gambaran yang jelas, mari kita simak ulasan dibawah mengenai pertimbangan-pertimbangan yang harus anda cermati terlebih dahulu sebelum mewujudkan hunian idaman anda.

Kebutuhan Ruang

Apakah keluarga anda adalah sebuah keluarga besar dan anda berencana untuk tinggal bersama? Sebuah keluarga besar tentunya membutuhkan cukup banyak jumlah ruang yang harus terpenuhi. Anda tentunnya tidak menginginkan jika orangtua anda harus sekamar dengan adik anda bukan? Perhitungkan dengan cermat luas setiap ruangan agar nyaman digunakan oleh seluruh anggota keluarga. Jika masih memungkinkan untuk menggunakan 1 lantai maka anda tidak membutuhkan bangunan bertingkat. Namun jika anda merasa 1 lantai saja tak cukup memenuhi kebutuhan ruangan anda, maka perencanaa untuk membuat 2 lantai atau bahkan 3 lantai adalah langkah yang tepat untuk anda lakukan.

Ruang Privat dan Ruang Publik

Jika anda merupakan anggota dari keluarga besar dan tinggal bersama dengan keluarga lain, contohnya keluarga anda (suami istri dan anak) dan keluarga orang tua pada satu rumah, maka sebaiknya anda memiliki area yang benar-benar milik anda pribadi (privat). Dan hal ini bisa dicapai dengan membagi rumah menjadi area publik dan privat. Area dapur, ruang keluarga, ruang makan sebagai ruangan publik, dan kamar tidur sebagai ruang privat.

Dengan anda memiliki rumah 2 lantai, maka rumah bisa dibagi seakan menjadi 2. Lantai 1 menjadi rumah orang tua anda, dan lantai 2 seakan menjadi rumah anda sendiri. Keuntungan dengan memiliki rumah 2 lantai adalah Anda seakan memiliki satu lantai khusus untuk anda dan keluarga kecil anda, namun sesekali di ruangan publik seperti ruang makan anda bisa bersosialisasi dan juga berinteraksi dengan keluarga besar anda. Perbedaannya dengan rumah 1 lantai adalah, biasanya ruang privatnya hanya kamar tidur saja jadi ruangan yang Anda punya untuk khusus keluarga Anda saja sangat kecil dan terbatas.

Budget

Budget tentu saja menjadi salah satu perhatian khusus yang tak boleh anda abaikan begitu saja. Membangun rumah 2 lantai tentunya membutuhkan dana esktra yang lebih besar daripada membangun rumah 1 lantai. Sebelum membangun rumah bertingkat maka sebaiknya anda memiliki Rencana Anggaran Biaya secara rinci berapa saja biaya yang dibutuhkan mulai dari membangun sampai rumah berdiri. Persiapkan anggaran Anda dengan cermat dan juga teliti.

Dari penjelasan beberapa poin-poin diatas tentunya sudah cukup memberikan pandangan bagi anda. Dengan keunggulan yang cukup banyak, tentunya rumah bertingkat bisa menjadi pilihan yang menguntungkan untuk anda. Dan untuk lebih memperdalam wawasan anda mengenai bangunan atau rumah bertingkat, maka dibawah ini adalah hal-hal yang harus anda perhatikan ketika anda sudah memantapkan hati untuk memiliki hunian bertingkat.

•Rencana tata letak ruangan

Sebaiknya anda sudah harus merencanakan secara matang tata letak ruangan dan ruangan yang anda butuhkan. Untuk rumah bertingkat yang hanya sebagian saja, maka usahakan tampak bangunan tidak mengurangi keindahan artistik rumah anda. Dalam melakukan perencanaan tata letak ruangan ini anda bisa bekerjasama dengan kontraktor untuk mendapatkan hasil yang lebih memuaskan.

• Struktur

Dalam pembuatan rumah bertingkat, usahakanlah untuk anda membuat struktur dan letak secara jelas. Hindarilah pembuatan kolom yang ada berada di tengah ruangan ataupun di tengah pintu.

• Dak

Dak sangatlah penting dalam pembuatan rumah bertingkat. Oleh karena itu Anda harus menggunakan stager dan bekisting dalam pembuatan dak. Jika pembuatan dak ini harus melalui pembongkaran fondasi lantai satu, tentunya akan cukup merepotkan. Solusi yang bisa dipergunakan yaitu dengan memakai plat baja gelombang sebagai bahan pembuatan dak untuk lantai dua.

• Material

Dalam pemilihan material selalu usahakanlah untuk berdiskusi dengan ahlinya mengenai material yang tepat. Biasanya yang akan disarankan kepada anda adalah untuk memilih material yang ringan untuk pembuatan lantai dua. Material ringan ini biasanya bisa berupa partisi dinding interior serta bata hebel untuk bagian dinding eksteriornya. Sedangkan untuk dak beton yang cukup berat bisa digantikan dengan papan fiber semen sebagai lantainya.

• Tangga

Pada bangunan bertingkat, maka tentunya harus ada bagian ruangan di lantai yang dikorbankan untuk space tangga tersebut. Namun Anda bisa memilih tangga model U atau J yang sangat disarankan untuk bisa lebih menghemat tempat. Sedangkan untuk rumah yang lebih luas, maka anda bisa memilih tangga model melingkar.

• Area basah

Usahakan untuk membuat area basah yang tegak lurus untuk lantai satu dan dua. Hal ini bertujuan untuk memudahkan anda dalam membuat saluran air serta mencegah terjadinya kebocoran pipa.

Lalu kemudian pembahasan yang terakhir adalah mengenai tahapan pembangunan rumah bertingkat secara umumnya yang bisa menambah pengetahuan anda dan juga sebagai acuan pengawasan ketika pembangunan hunian anda diserahkan kepada penyedia jasa pembangunan rumah.

Lantai Dasar
    • Persiapan dan juga pembersihan lahan
    • Pemasangan bouw plank
    • Galian pondasi cakar ayam.
    • Pemasangan besi cakar ayam.
    • Pengecoran pondasi cakar ayam.
    • Galian pondasi batu kali.
    • Pemasangan pondasi batu kali.
    • Pembesian balok sloof.
    • Pemasangan bekisting sloof.
    • Pengecoran sloof.
    • Urugan tanah setinggi rencana lantai rumah.
    • Pemasangan besi kolom.
    • Pasang bekisting dan pengecoran kolom.
    • Pemasangan bekisting balok dan plat lantai
    • Pengecoran balok dan plat lantai
    • Pembongkaran bekisting bisa dilakukan setelah 20 hari, atau paling bagus 28 hari setelah beton mengeras sempurna.
    • Sembari menunggu pembongkaran maka bagian belakang rumah yang tidak dibuat 2 lantai bisa dipasang rangka atap baja ringan dan penutup multi roof.
    • Pembuatan struktur tangga, pasang cetakan, besi dan pengecoran. atap tangga yang masih berlubang bisa ditutup sementara menggunakan galvalum atau asbes agar lebih mudah dibongkar saat melanjutkan pembangunan ke lantai 2.
    • Pemasangan instalasi listrik.
    • Pemasangan instalasi pemipaan air bersih dan air kotor.
    • Plesteran dan acian dinding batu bata.
    • Pekerjaan perapihan sisi bawah plat beton
    • Pemasangan kusen, dan pintu dan jendela.
    • Pemasangan keramik lantai.
    • Pemasangan keramik kamar mandi dan dapur, juga pasang sanitair seperti kran, floor drain, closet,dll.
    • Pekerjaan finishing seperti pasangan batu alam, pengecatan, pasang aksesoris, pasang lampu, pasang raling tangga, dll.
    • Pekerjaan landscape dan taman seperti pasang paving block, kanstin, tanam pohon, dll.

Sampai pada tahap ini maka lantai 1 sudah dapat digunakan, sambil melanjutkan pembangunan lantai 2 tanpa mengganggu aktifitas dibawahnya.

Lantai Dua
  • Pemasangan besi tulangan kolom.
  • Pasang dinding batu bata.
  • Pasang cetakan dan pengecoran kolom.
  • pasang pembesian balok atap, cetakan dan pengecoran.
  • Pemasangan rangka atap baja ringan dan multi roof sebagai atap.
  • Pasang kusen, pintu dan jendela.
  • Pemasangan instalasi listrik dan pemipaan.
  • Plesteran dan acian dinding.
  • Plafond lantai 2 bisa dengan merapikan rangkap atap baja ringan agar hemat, atau bisa ditambah dengan memasang gypsum rangka hollow.
  • Pemasangan keramik lantai.
  • Pekerjaan kamar mandi, pasang keramik dan pasang sanitair.
  • Pekerjaan finishing
  • Dan yang terakhir adalah pekerjaan merapihkan atau pembersihan

Demikian pembahasan mengenai serba-serbi bangunan atau rumah bertingkat yang bisa anda pergunakan sebagai acuan dalam pembangunan hunian anda ataupun sebagai tambahan wacana dan pengetahuan. Jadikan hunian anda sebagai tempat yang indah, cantik, dan juga nyaman dengan pengetahuan serta perencanaan yang tepat dan matang.

Tinggalkan Balasan